Tampilkan postingan dengan label iwan fals lyric. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label iwan fals lyric. Tampilkan semua postingan

Rabu, 27 Oktober 2010

Belalang Tua

Intro : G Em C D 4x

G Em C D
Belalang tua diujung daun warnanya kuning kecoklat-coklatan
G Em
Badannya bergoyang ditiup angin
C D
Mulutnya masih saja mengunyah
G Em C D
tak kenyang-kenyang

G Em
Sudut mata kananku tak sengaja
C D
melihat belalang tua yang rakus
G Em
Sambil menghisap dalam rokokku
C D G Em C D
Kutulis syair tentang hati yang khawatir

G Em C D
Sebab menyaksikan akhir dari kerakusan
G Em C D
Belalang tua yang tak kenyang-kenyang

Intro : G Em C D 3x

G Em
Seperti sadar kuperhatikan,
C D
ia berhenti mengunyah
G Em
Kepalanya mendongak keatas
C D
Matanya melotot melihatku tak senang
G Em
kakinya mencengkeram daun
C D
Empat di depan dua di belakang
G Em C D
bergerigi tajam

G Em
Sungutnya masih gagah menusuk langit
C D G Em C D G
berfungsi sebagai radar

G Em C D
Belalang tua masih saja melihat marah ke arahku
G Em
Aku menjadi grogi dibuatnya
C D
aku tak tahu apa yang dipikirkan
G Em C D
Tiba-tiba angin berhenti mendesir
G Em C D
daunpun berhenti bergoyang
G Em C D
Walau hampir habis daun tak jadi patah
G Em C D
Belalang yang serakah berhenti mengunyah

Interlude : G Em C D

Reff :
G Em C D
Kisah belalang tua diujung daun
G Em C D
yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
G Em C D
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
G Em C D
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

G Em C D
Kisah belalang tua diujung daun
G Em C D
yang kakinya berjumlah 6
G Em C D
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
G Em C D
Sebab kubilang kamu serakah

Interlude : G Em C D

G Em C D
belalang tua diujung daun
Dengan tenang meninggalkan harta karun
Warnanya hijau kehitam-hitaman
Berserat berlendir bulat lonjong sebesar biji kapas

G Em C D
Angin yang berhenti mendesir
Digantikan hujan rintik-rintik
Aku yang menulis syair
Tentang hati yang khawatir
Tak tahu kapan kisah ini akan berakhir

Back to : Reff

Coda : G Em C D 14x G

Aku Bukan Pilihan

G C
Kini Ku mengungkap tanya, siapakah dirinya
Em D Am
Yang mengaku kekasihmu itu
C D C D
Aku tak bisa memahami
G
Ketika malam tiba
C
Ku rela kau berada
Em D Am
Dengan siapa kau melewatinya
C D C D
Aku tak bisa memahami

Reff :
G C
Aku lelaki tak mungkin menerima bila
B7 Em Am D
Ternyata kau mendua, membuatku terluka
G C
Tinggalkan saja diriku, yang tak mungkin menunggu
B7 Em Am D
Jangan pernah memilih, aku bukan pilihan

G C
Selalu terungkap tanya, benarkan kini ada
Em D
Wanita yang kukenal hatinya
C D C D
Aku tak bisa memahami

C B7
Tak perlu memilihku
Am D7
Aku lelaki, bukan tuk dipilih

Aku Bukan Pilihan

G C
Kini Ku mengungkap tanya, siapakah dirinya
Em D Am
Yang mengaku kekasihmu itu
C D C D
Aku tak bisa memahami
G
Ketika malam tiba
C
Ku rela kau berada
Em D Am
Dengan siapa kau melewatinya
C D C D
Aku tak bisa memahami

Reff :
G C
Aku lelaki tak mungkin menerima bila
B7 Em Am D
Ternyata kau mendua, membuatku terluka
G C
Tinggalkan saja diriku, yang tak mungkin menunggu
B7 Em Am D
Jangan pernah memilih, aku bukan pilihan

G C
Selalu terungkap tanya, benarkan kini ada
Em D
Wanita yang kukenal hatinya
C D C D
Aku tak bisa memahami

C B7
Tak perlu memilihku
Am D7
Aku lelaki, bukan tuk dipilih

Bento

Intro : E
E
Namaku Bento, rumah real estate
Mobilku banyak, harta melimpah
A
Orang memanggilku bos eksekutif
Tokoh papan atas, atas segalanya
E
Asyik…!

E
Wajahku ganteng, banyak simpanan
Sekali lirik oke sajalah
A
Bisnisku menjagal, jagal apa saja
Yang penting aku senang, aku menang
B A
Persetan orang susah karena aku
B A
Yang penting asyik, sekali lagi
E
Asyik…!

Reff :
E
Khotbah soal moral, omong keadilan
A
sarapan pagiku
E
Aksi tipu-tipu, lobying dan upeti
A
wow…jagonya
E
Maling kelas teri, bandit kelas coro
A
itu kan tong sampah

B A
Siapa yang mau berguru datang padaku
B
Sebut tiga kali namaku
A
Bento, Bento, Bento
E
Asyik…!

Bongkar

Intro: Em



Em

Kalau cinta sudah di buang

C Em

Jangan harap keadilan akan datang

Em

Kesedihan hanya tontonan

C Em

Bagi mereka yang di perbudak jabatan



C Em

(*) O, o, ya o … ya o … ya bongkar

C Em


O, o, ya o … ya o … ya bongkar



Em

Sabar, sabar, sabar dan tunggu

C Em

Itu jawaban yang harus kami terima

Em

Ternyata kita harus turun ke jalan

C Em

Robohkan setan yang berdiri mengangkang



Kembali ke : (*)



G

Reff I : Penindasan serta kesewenang-wenangan

Am C Em

Banyak lagi teramat banyak untuk disebutkan

G

Hoi hentikan jangan di teruskan

Am C Em

Kami muak dengan ketidakpastian dan keserakahan

C Em

O, o, ya o … ya o … ya bongkar

C Em

O, o, ya o … ya o … ya bongkar



G

Reff II : Di jalan kami sandarkan cita-cita

Am C Em

Sebab dirumah tiada lagi yang bisa dipercaya

G


Orang tua pandanglah kami sebagai manusia

Am C Em

Kami bertanya tolong kau jawab dengan cinta

lnt : Em

Kembali ke: (*), Reff I, Reff II

Buktikan

Intro : A

A
Kata-kata berbisa, mulut-mulut berbusa
A
Janji-janji bertebaran
Em A
Seperti biasa dari atas panggung atas nama bangsa
A
Yang mendengar terpeona bahkan ada yang terkesima
Em
Akupun tergoda untuk mengikuti apa yang terjadi
A
Apakah memang janji hanya janji

Reff :
A Em A
Buktikan, buktikan itu yang dinanti-nanti
A Em
Buktikan, buktikan kalau hanya omong
D E A
Burun beo pun bisa,.,

Intro : A

Em A
Kita hidup sering terancam
Em A
Tak ada jaminan keselamatan
Em A
Kamu ngomong tentang keaman
D A
Tapi makin banyak penggusuran

Em A
Kita hidup sering terancam
Em A
Tak ada jaminan keselamatan
Em A
kamu ngomong tentang kemakmuran
D A
Tapi makin banyak pengangguran

A
Kata-kata berbisa, mulut-mulut berbusa
A
Janji-janji berhamburan
Em A
Seolah-olah kami ini bodoh tak mengerti apa-apa
Em
Seolah-olah kami ini anak kecil
A
Yang bisa kau bohongi sesuka hatimu
[C]opyright KordKita dot Web dot Id

Cikal

chord= D A G A D and trussss

Kerbau di kepalaku ada yang suci
Kerbau di kepalamu senang bekerja
Kerbau di sini teman petani

Ular di negara maju menjadi sampah nuklir
Ular di dalam buku menjadi hiasan tatoo
Ular di sini memakan tikus

Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Kerbauku teman petani
Ularku memakan tikus

Kerbauku besar, kerbauku seram
Tetapi ia bukan pemalas
Hidupnya sederhana, hmm… hmm…

Sancaku besar, sancaku seram
Mengganti kulit luar sarang, makan dan bertapa
Hidupnya sederhana

Ularku ular sanca
Kerbauku kerbau petani
Ularku memakan tikus
Kerbauku teman petani

Walau kerbauku bukan harimau
Tetapi ia bisa seperti harimau
Kerbauku tetap kerbau
Kerbau petani yang senang bekerja
Sancaku melilitnya
Kerbauku tidak terganggu
Karena sancaku dan kerbau temannya petani

Lalu dimana anak-anak sang tikus
Bayi, bayi, bayi, murni dan kosong
Bayi, bayi, bayi, bayi ya bayi

Kalau kita sedang tidur dan tiba-tiba saja kita terbangun
Karena lubang hidung kita terkena kumis harimau
Mungkin kita akan lari, ya lari, tetapi bayiku tidak
Bukan karena bayiku belum bisa berlari
Aku percaya, aku percaya
Bayiku tidak akan pernah berpikir bahwa harimau itu jahat
Bayiku menarik-narik kumis dan memukul-mukul mulut harimau
Harimau malah memberikan bayiku mainan
Bayiku menjadi bayi harimau
Bayi harimau anak petani
Seperti sanca melilit kerbau
Ia ada di gorong-gorong kota
Lantas apa agamanya?

REF 1:
Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku murni dan kosong
Ia ada di gorong-gorong kota

REF 2:
Kerbauku kerbau petani
Ularku ular sanca
Bayiku bayi harimau
Ia ada di gorong-gorong kota

Bayi, bayi, bayi, murni dan kosong
Bayi, bayi, bayi, bayi harimau
Bayi, bayi, bayi, yang berkalung sanca
Bayi, bayi, bayi, yang disusui kerbau

Coretan Dinding

Chord = A C D / A C D C G A
D C A D
D C A F E C A

Coretan di dinding membuat resah
Resah hati pencoret mungkin ingin tampil

Tepi lebih resah pembaca coretannya
Sebab coretan di dinding adalah pemberontakan
Kucing hitam yang terpojok di tiap tempat sampah

Ditiap kota . . . . .
Cakarnya siap dengan kuku-kuku tajam
Matanya menyala mengawasi gerak musuhnya

Musuhnya adalah penindas
Yang menganggap remeh coretan dinding kota

Coretan dinding terpojok di tempat sampah
Kucing hitam dan penindas sama-sama resah

Damai Kami Sepanjang Hari

G D A D
Hangat mentari pagi ini
G D A D
Antarku pulang dari bermimpi
G D A D
Ramah tersenyum matahari
G D A B
Inginkan aku tuk bernyanyi

D G D A
Indah pagi ini
D G A
Nada sumbang enyahlah kau
D G D A D
Biarkan kami

G D A D
Perlahan kau bangunkan aku
G D A D
Antarkan segelas kopi
G D A D
Dengar canda adik-adikku
G D A B
Inginkan aku segera bersatu

D G D A
Indah pagi ini
D G A
Nada sumbang enyahlah kau
D G D A D
Biarkan kami

Reff:
G F# E D C D
Semoga akan tetap abadi
G D A D G D A D
Pagi ini, pagi esok, esok hari, hari nanti
G F# E D C D
Semoga takkan pernah berhenti
G D A D
Canda haru, bercanda pagi
G D A D
Damai kami seepanjang hari
G F# E D C D
Semoga akan tetap abadi
G D A D G D A D
Pagi ini, pagi esok, esok hari, hari nanti
G F# E D C D
Semoga takkan pernah berhenti
G D A D
Canda haru, bercanda pagi
G D A D
Damai kami seepanjang hari

Di Bawah Tiang Bendera

Em G Em C G

Em C G
kita adalah saudara
Em C G
dari rahim ibu pertiwi
C G
ditempa oleh gelombang
D G
dibesarkan jaman
D
di bawah tiang bendera

dulu kita bisa bersama
dari cerita yang ada
kita bisa saling percaya
yakin dalam melangkah
lewati badai sejarah

reff:
pada tanah yang sama kita berdiri
pada air yang sama kita berjanji
karena darah yang sama jangan bertengkar
karena tulang yang sama usah berpencar
INDONESIA….. INDONESIA

mari kita renungkan
lalu kita bertanya
benarkah kita manusia
benarkah bertuhan
katakan aku cinta kau

Di Mata Air Tidak Ada Air Mata

Intro : G G/F# C

G D
Memetik gitar dan bernyanyi
Am Em
Pada waktu tak bertepi
C G
Di atas langit di bawah tanah
C D
Di hembus angin terseret arus
Am Em
Untuk saudara tercinta
C D G
Untuk Jiwa yang terluka

G D
Dengar lagu suaraku hilang
Am Em
Sebab hari semakin bising
C G
Hanya bunyi peluru di udara
C D
Gantikan denting gitarku
Am Em
Mengoyak paksa nurani
C D G
Jauhkan jarak pandangku

G C

Chorus:
G D
Bibirku bergerak tetap nyanyikan cinta
C D G
Walau aku tau tak terdengar
G D
Jariku menari tetap takkan berhenti
C D
Sampai wajah tak murung lagi

Intro : G G/F# C
G D C 2X

G D
Amarah sempat dalam dada
Am Em
Namun akalku menerkam
C G
Kubernyanyi di matahari
C D
Kupetik gitar di rembulan
Am Em
Di balik bening mata air
C D G
Tak pernah ada air mata
Am Em
Di balik bening mata air
C D G
Tak pernah ada air mata

end : G C D

Doa Pengobral Dosa

Intro : A F#m 2x
E D E A

A E
disudut dekat gerbong yang tak terpakai
F#m E
perempuan bermake-up tebal
D A
dengan rokok ditangan
E D A
menunggu tamunya datang

# A E
berpisah dari ramai
F#m E
bertemean nyamuk nakal
D A
dan segumpal harapan
E D E A
kapankah datang tuan berkantong tebal

reff:
F#m E
habis berbatang-batang tuan belum datang
D F#m E
dalam hati resah menjerit bimbang
D A D F#m
apakah esok hari anak-anakku dapat makan
E D E A
oh tuhan beri setetes rejeki

A C#m F#m
dalam hati yang bimbang berdoa
A C#m F#m
beri terang jalan anak hamba
D E A
kabulkanlah.. tuhan

Int : A E F#m E
D A E D A

back to : # and reff

Galang Rambu Anarki

Intro : A D A
E A

A D A E A
Galang rambu anarki anakku
D A E A
Lahir awal januari menjelang pemilu
A D A E A
Galang rambu anarki dengarlah
D A E A
Terompet tahun baru menyambutmu

E A…

A D A E A
Galang rambu anarki ingatlah
D A E D
Tangisan pertamamu ditandai bbm
E A
Membumbung tinggi (melambung)

Reff
E
Maafkan kedua orangtuamu
D E A
Kalau tak mampu beli susu
D A
Bbm naik tinggi
E A
Susu tak terbeli
D A
orang pintar tarik subsidi
E A
Mungkin bayi kurang gizi (anak kami)

A D A E A
Galang rambu anarki anakku

A C#m D E
Cepatlah besar matahariku
F#m E D7 E
Menangis yang keras, janganlah ragu
A C#m D E
Tinjulah congkaknya dunia buah hatiku
F#m E A
Doa kami di nadimu

Int. D E F#m E
D A G F#m F E A
G F#m F E A
E A E A

Hadapi Saja

Intro :
F Dm G C
F Dm Am
Em Am Em F Am

Am Em
Relakan yang terjadi takkan kembali
Am Em
Ia sudah miliknya bukan milik kita lagi
Dm
Tak perlu menangis tak perlu bersedih
Am G
Tak perlu tak perlu sedu sedan itu
Am
Hadapi saja

Am
Pasrah pada Ilahi
Em
hanya itu yang kita bisa
Am Em
Ambil hikmatnya ambil indahnya
Dm
Cobalah menari cobalah bernyanyi
Am G
Cobalah-cobalah mulai detik ini
Am
Hadapi saja

Dm
Hilang memang hilang wajahnya
Am
Terus terbayang
Dm
Berjumpa di mimpi
C
Kau ajak aku untuk menari,
Em
bernyanyi
Am G F
Bersama bidadari malaikat
G Am
dan penghuni surga

Haruskah Pergi

Intro : D G 2X

D
Sering aku merasa
G
Tak mengerti dengan apa yang ada
Bm
Melihat dari kegelapan
A G
Mencoba mengurai makna

Begitu banyak yang terjadi
Begitu banyak yang tak ku pahami
Orang saling membenci
Membunuh dan melukai

Perang masih terjadi
Bencana bertubi-tubi
Kerinduan tercampak
Kesepian merajai

Chorus
D
Aku ingin pergi
G
Meninggalkan ini semua
Bm A G
Menemani senja yang sedang berduka

Aku harus pergi
Meninggalkan semua ini
Menemui kamu yang mengajak bercinta

Intro : D G Bm A G

Air mata nyaris jatuh
Di pelataran rumah yang teduh
Mayat mu terkapar
Di lemari-lemari berdebu

Ada apa gerangan
Mengapa mesti tergesa-gesa
Tak bisakah tenang
Menikmati bulan penuh dan bintang
Lalu mengarungi waktu
Dengan lapar yang menyakitkan
Menyikapi semu dengan kesabaran

Back to chorus

Ibu

Intro : Em Em C Am Em

#
Em C Em
Ribuan kilo jalan yang kau tempuh
C Am Em Em
Lewati rintang untuk aku anakmu
Em C Em
Ibuku sayang masih terus berjalan
C Am Em
Walau tapak kaki, penuh darah penuh nanah

G Am
Seperti udara…
C Em
Kasih yang engkau berikan
G Am
Tak mampu ku membalas
Am
Ibu… Ibu…

Intro : Em Em C Am Em

Em
Ingin kudekat
C Em
Dan menangis di pangkuanmu
C Am
Sampai aku tertidur
Em
Bagai masa kecil dulu

G Am
Lalu doa-doa
C Em
baluri sekujur tubuhku
G Am
Dengan apa membalas
Am
Ibu… Ibu…

kembali ke :#

Ijinkan Aku Menyayangimu

Intro : F#m C#m F#m E 2X

F#m C#m
Andai kau ijinkan, walau sekejap memandang
F#m E
Kubuktikan padamu, aku memiliki rasa
F#m C#m
* Cinta yang kupendam, tak sempat aku tanyakan
F#M E
Karena kau t’lah memilih, menutup pintu hatimu

D
Ijinkan aku membuktikan
C#m
Inilah sesungguhnya rasa
F#m D E
Ijinkan aku menyayangimu

Reff:
A F#m
Sayangku… oh… oh…
D E
Dengarkanlah isi hatiku
A F#m
Cintaku… oh… oh…
D G E
Dengarkanlah isi hatiku

Int: D C#m F#m E

Back to *, Reff

Int: A D F#m E (2x)

D
** Bila cinta tak menyatukan kita
C#m
Bila kita tak mungkin bersama
G E
Ijinkan aku tetap menyayangimu

Back to Reff, Coda

Coda
D C#m
Aku sayang padamu
D A
Ijinkan aku membuktikan

Jangan Tutup Dirimu

Intro : A E A E D E A
A E A E A

A Bm E
Dari hati yang paling dalam
A C#m D
Kudendangkan…sebuah
F#m
lagu temani sepi
D E
Sejenak iringi nurani

A Bm E
Ada jarak diantara kita
A C#m D
Selimuti sekian waktu
F#m
t’lah tersita
D
Ingin kubilang jarak
E A
terbentang….semoga

Chorus :
A C#m
Datanglah kau kekasih
F#m D Dm
Dekap aku erat-erat
A D E
Jangan buang pelukku yang tulus

A C#m
Biarkan hujan turun
F#m D Dm
Basahi jiwa yang halus
A E A
Jangan tutup dirimu

Intro : A Dm 2X

A Bm E
Buat apa kau diam saja
A C#m D F#m
Bicaralah agar aku semakin tau
D E
Warna dirimu duhai permata

A Bm E
Kau mimpiku…aku tak bohong
A C#m
Seperti yang kau kira
D F#m
Seperti yang s’lalu kau duga
D E A
Pintaku kau percayalah usah ragu

Chorus :
A C#m
Datanglah kau kekasih
F#m D Dm
Dekap aku erat-erat
A D
Jangan campakkan pelukku
E
yang tulus
A C#m
Biarkan hujan turun
F#m D Dm
Basahi jiwa yang kering
A E A
Jangan tutup dirimu
[C]opyright KordKita dot Web dot Id

Karena Kau Manusia

Intro = E A E
F#m C#m A B

E A E
Aku menyayangimu karena kau manusia
F#m A
Tapi kalau kau sewenang-wenang kepada manusia
E F#m B E
Aku akan menentangmu karena aku manusia

Intro

Aku menyayangimu karena kamu manusia
Tapi kalau kau memerangi manusia
Aku akan mengutukmu karena aku manusia

Intro

Aku menyayangimu karena kamu manusia
Tapi kalau kau menghancurkan kemanusiaan
Aku akan melawanmu karena aku manusia

Intro

F#m A
Aku akan tetap menyayangimu
F#m E
Karena kau tetap manusia
B E
Karena aku manusia

Kemesraan

D G
Suatu hari Dikala kita duduk ditepi pantai
Em A D
Dan memandang ombak dilautan yang kian menepi
D G
Burung camar terbang bermain diderunya air
Em A D
Suara alam ini hangatkan jiwa kita
D G
Sementara sinar surya perlahan mulai tenggelam
Em A D
Suara gitarmu mengalunkan melodi tentang cinta
D G
Ada hati membara erat bersatu
Em A D
Getar seluruh jiwa tercurah saat itu

Reff:
G A D
Kemesraan ini… janganlah cepat berlalu
G A D
Kemesraan ini… inginku kenang selalu
G A D
Hatiku damai… jiwaku tentram disamping mu
G A D
Hatiku damai… jiwa ku tentram bersamamu